Jatibarang Fun Run dan Senam Bersama

Jatibarang Fun Run dan Senam Bersama

Terapkan Sanksi Pungut Sampah dan Apel Pagi Guru, SMPN 2 Wanasari Kini Makin Diminati Masyarakat

BREBES — Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Wanasari kini menerapkan penegakan kedisiplinan yang jauh lebih ketat di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah, Titin, S.Pd. Langkah tegas ini diambil guna membentuk karakter siswa dan meningkatkan profesionalisme tenaga pendidik. 

 Hukuman Edukatif untuk Siswa Terlambat Dalam aturan baru ini, siswa yang datang terlambat tidak lagi diberikan hukuman fisik yang berat. Sebagai gantinya, mereka diwajibkan untuk memungut sampah di area halaman sekolah. 

Metode ini dinilai efektif untuk: Meningkatkan kepedulian kebersihan lingkungan. Memberikan efek jera yang edukatif. Menjaga estetika area luar sekolah. Guru Wajib Apel Pagi Penegakan disiplin tidak hanya menyasar para murid. Seluruh jajaran guru dan staf tata usaha juga diwajibkan untuk mengikuti apel pagi secara rutin. 

 Hal ini diterapkan agar para pendidik mampu memberikan contoh keteladanan dan ketepatan waktu sebelum memulai kegiatan belajar mengajar. Lonjakan Drastis Siswa Baru 2026 Ketegasan manajemen sekolah tampaknya mulai membuahkan kepercayaan dari masyarakat.

 Pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2026 ini, SMPN 2 Wanasari mencatat kenaikan jumlah siswa yang sangat signifikan: Tahun 2025: Hanya menampung 70 siswa. Tahun 2026: Melonjak drastis menjadi 136 siswa baru. 

 Realisasi Jawab Keluhan Jembatan Rehab Bangunan
Kabar baik lainnya datang dari sektor sarana dan prasarana. Setelah sekian lama dikeluhkan oleh sejumlah murid dan guru karena kondisinya yang kurang memadai, fasilitas gedung SMPN 2 Wanasari akhirnya resmi mendapatkan bantuan rehabilitasi (rehab) bangunan dari pemerintah pada tahun 2026 ini. Reporter:Teguh Ajiwiguno

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Terapkan Sanksi Pungut Sampah dan Apel Pagi Guru, SMPN 2 Wanasari Kini Makin Diminati Masyarakat"

Posting Komentar