Wujudkan Sekolah Impian, SMAN 1 Wanasari Brebes Padukan Penguatan Karakter dan Inovasi Sarpras
BREBES — SMA Negeri 1 Wanasari, Kabupaten Brebes, terus bertransformasi menuju sekolah impian melalui pendekatan pengelolaan sekolah yang holistik. Di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah marcha Solicha, S.Pd., M.Pd., lembaga pendidikan ini mengintegrasikan pembentukan karakter peserta didik dengan optimalisasi sarana dan prasarana (sarpras) guna mencetak generasi yang cerdas secara intelektual sekaligus matang secara moral.
Upaya penguatan karakter di SMAN 1 Wanasari diterapkan secara konsisten melalui program pembiasaan pagi berkonsep tematik setiap harinya:
SERASI (Senin Karakter dan Literasi): Membangun fondasi moral dan menajamkan kemampuan berpikir kritis.
SEGAR (Senasa Senam Agar Tubuh Bugar): Menjaga kesehatan fisik dan kebersamaan warga sekolah.
RASA (Rabu Pembinaan Karakter dan Pendampingan Siswa): Wadah bimbingan emosional serta mental antara guru dan murid.
KALBU (Kamis Menata Kalbu dengan Mujahadah): Kegiatan mujahadah dan doa bersama untuk membina spiritualitas.
JUMANTIK (Jumat Membiasakan Lingkungan Asri, Aman, Sehat, dan Cantik): Aksi nyata menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sekolah.
Selain pembiasaan harian, pendidikan demokrasi kontekstual juga baru saja diimplementasikan melalui Pemilihan Ketua OSIS (Pilketos) pada 24 September 2026, yang menetapkan Tio Bahtiar sebagai Ketua OSIS dan Irzanisa Mutia Sari sebagai Wakil Ketua OSIS. Seluruh dokumentasi praktik baik ini diunggah secara terbuka melalui saluran YouTube resmi sekolah sebagai bentuk transparansi publik.
Di sisi fasilitas, SMAN 1 Wanasari sempat menghadapi tantangan keterbatasan ruang kelas. Menurut Plt Kasubag TU, Maskub Edi Sugondo, S.Pd., MM, sekolah memiliki 21 rombongan belajar (rombel) namun baru menyediakan 18 ruang kelas fisik, sehingga terdapat kekurangan 3 ruangan.
Menjawab tantangan tersebut, pihak sekolah mengambil langkah mandiri dengan merevitalisasi area timur sekolah melalui pembangunan 2 Ruang Kelas Baru (RKB) dan rehabilitasi total ruang kelas X.7. Pembangunan ini menerapkan konsep arsitektur modern connecting rooms (ruang terhubung). Saat jam pelajaran, bangunan berfungsi efektif sebagai 3 ruang kelas terpisah, namun sekatnya dapat dibuka untuk difungsikan sebagai aula pertemuan luas saat dibutuhkan kegiatan besar.
Sinergi antara lingkungan belajar yang kondusif dan pembinaan karakter ini berhasil membuahkan berbagai prestasi membanggakan dalam satu tahun terakhir, di antaranya:
Uzi Mujizatun, S.Pd. – Juara 3 Rembuk Guru dan Tenaga Kependidikan (RGTK) Guru Berprestasi Tingkat Provinsi Jawa Tengah.
Dr. Maylane Boni Abdillah, S.Kom., M.T. – Lolos Seleksi Kepala Sekolah Rakyat.
Ina Ma’ziah – Juara 3 Sinok Kabupaten Brebes.
Angga Wiguna – Top 20 Apresiasi Duta Genre.
Paskibra SMAN 1 Wanasari – Juara 3 LTUB Tingkat Kabupaten Brebes.
Langkah inovatif yang dijalankan SMAN 1 Wanasari ini diharapkan mendapat dukungan penuh dari seluruh pemangku kepentingan—mulai dari Pemerintah Daerah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, Komite Sekolah, hingga masyarakat—agar keberlanjutan revitalisasi sarpras dan peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Brebes dapat terus terwujud.
Upaya SMAN 1 Wanasari mewujudkan sekolah impian melalui penataan karakter (program pembiasaan pagi SERASI–JUMANTIK & Pilketos) dan inovasi sarpras (connecting rooms untuk mengatasi kekurangan ruang kelas), yang sukses mendongkrak prestasi siswa dan guru.
Kepala Sekolah marcha Solicha, S.Pd., M.Pd., Plt Kasubag TU Maskub Edi Sugondo, S.Pd., MM, pengurus OSIS terpilih (Tio Bahtiar & Irzanisa Mutia Sari), serta para guru dan siswa berprestasi (Uzi Mujizatun, Dr. Maylane Boni Abdillah, Ina Ma’ziah, Angga Wiguna, dan tim Paskibra).
SMA Negeri 1 Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.
dengan momen khusus seperti Pilketos pada 24 September 2026 dan pencapaian prestasi dalam kurun waktu satu tahun terakhir.
Untuk menjawab tantangan kompleks abad ke-21, merubah paradigma pengajaran konvensional menuju holistik, serta menyelesaikan masalah kekurangan 3 ruang kelas dari total 21 rombel yang ada.
Mengimplementasikan program pembiasaan harian tematik, mendokumentasikannya di YouTube, membangun 2 RKB dan merenovasi kelas X.7 berkonsep fleksibel (connecting rooms yang dapat berubah menjadi aula), serta memfasilitasi minat bakat siswa hingga meraih berbagai kejuaraan daerah dan provinsi.***Wahidin SW


0 Response to "Wujudkan Sekolah Impian, SMAN 1 Wanasari Brebes Padukan Penguatan Karakter dan Inovasi Sarpras"
Posting Komentar